- Presiden Prabowo Optimis Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju dan Seluruh Rakyat Menjadi Sejahtera
- Pandji Pragiwaksono Komitmen Bersikap Kooperatif Saat Jalani Pemeriksaan
- PT ITDC Perbesar Kapasitas TPS3R di Nusa Dua Bali, Berikut Penjelasannya
- Pemerintah Manfaatkan 3D dan ETLE Drone Untuk Mewujudkan Zero Odol
- Pihak Kepolisian Himbau Publik Untuk Tidak Sebarkan Foto dan Asumsi Liar Atas Meninggalnya Lula Lahfah
Presiden Prabowo Optimis Indonesia Dapat Menjadi Negara Maju dan Seluruh Rakyat Menjadi Sejahtera
Berita Terkini – Seperti yang kita tahu, saat ini pemerintah sedang berupaya semaksimal mungkin untuk meningkatkan perekonomian nasional dan menyejahterakan seluruh masyarakat Indonesia.
Diketahui, sejak beberapa tahun yang lalu, negara Indonesia telah mempunyai cita-cita untuk menjadi negara maju Indonesia Emas 2045.
Banyak pakar yang mengklaim bahwa negara Indonesia memang layak dan mempunyai potensi yang tinggi untuk menjadi negara maju, pasalnya negara Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai SDA (Sumber Daya Alam) yang sangat melimpah, baik SDA Hayati maupun Non Hayati.
Meskipun, negara Indonesia telah mempunyai kekayaan SDA yang sangat melimpah, tetapi pada realitanya saat ini negara Indonesia tak kunjung menjadi negara maju, karena terdapat beberapa syarat yang harus dilakukan oleh negara Indonesia agar dapat menjadi negara maju.
Beberapa syarat yang dimaksud ialah seperti pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur, peningkatan inovasi dan teknologi, perbaikan tata kelola pemerintahan, dan tingkat kemiskinan sangat rendah bahkan nihil.
Untuk dapat mencapai syarat-syarat tersebut, maka pemerintah melalui arahan Presiden Prabowo Subianto telah menerapkan sejumlah langkah yang strategi dan menggelar sejumlah program unggulan.
Program unggulan yang telah berjalan dan terbukti sukses ialah seperti Program Makan Siang Bergizi Gratis (MBG), Swasembada Pangan, Penyempurnaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), Pemberantasan Kemiskinan, Pemberantasan Narkoba, Pemberantasan Korupsi, Penguatan Pendidikan dan Digitalisasi, Penguatan Kesetaran Gender, Penguatan Kerukunan Antar Umar Beragama, dan Pelestarian Seni Budaya.
Baru-baru ini, Presiden Prabowo Subianto optimis bahwa dalam tiga tahun kedepan, tepatnya tahun 2029 negara Indonesia akan menjadi negara yang maju dan berkelanjutan.
Presiden Prabowo Subianto menjelaskan, saat ini seluruh jajaran Kabinet Merah Putih sedang berfokus dalam meningkatkan seluruh sektor Industri di Indonesia, baik dari Sabang sampai Merauke.
Menurut Presiden Prabowo Subianto, salah satu hal yang paling mendasar untuk menjadi negara maju ialah negara tersebut harus mampu menjadi pusat industrial dunia, dan produk dari negara tersebut harus diakui dan disenangi oleh banyak negara di dunia.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan, dirinya sudah bertekad akan berupaya semaksimal mungkin untuk menjadikan negara Indonesia sebagai pemimpin industrial, dan hal tersebut juga akan berpengaruh positif terhadap taraf hidup masyarakat Indonesia.
Dengan adanya peningkatan pusat industrial, maka hal tersebut akan menciptakan banyak lapangan kerja di seluruh daerah di Indonesia, dan para UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) juga akan mendapatkan dampak positifnya.
Disisi lain, Presiden Prabowo Subianto merasa sedih karena saat ini masih banyak sekali masyarakat yang belum mempunyai tempat tinggal yang tetap, oleh karena itu, beberapa waktu kedepan, pihaknya akan membangun jutaan rumah murah bagi seluruh masyarakat berpenghasilan rendah.
Pembangunan jutaan rumah murah menjadi bentuk komitmen pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat menjadi lebih layak lagi dan masyarakat wajib mendapatkan dan menikmati kekayaan alam yang ada di Indonesia.
Bukan hanya menjelaskan tentang target tiga tahun kedepan saja, melainkan Presiden Prabowo Subianto juga mengapresiasi seluruh program unggulan yang telah berhasil tercapai dan meningkatkan perekonomian serta mencapai kesejahteraan rakyat.
Contohnya ialah saat ini program tentang ketersediaan pupuk bagi petani sudah tersalurkan dengan baik, adil, dan harga yang sangat terjangkau dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Adanya program ketersediaan pupuk bagi petani tersebut juga berdampak terhadap peningkatan produksi dan memecahkan rekor dalam sejarah yakni pada 31 Desember 2025 negara Indonesia mampu mencapai swasembada beras, dan kita tidak perlu lagi impor beras secara masif dari luar negeri.
Bukan hanya berhasil dalam swasembada beras saja, melainkan saat ini negara Indonesia juga telah berhasil dalam mencapai program makan siang bergizi gratis atau MBG.
Dengan adanya MBG banyak sekali masyarakat yang terbantu dan kebutuhan gizi anak di Indonesia semakin mencukupi, sehingga tingkat stunting dapat menurun secara drastis.
Basmi Korupsi

Banyak pihak yang mengatakan bahwa sampai kapanpun negara Indonesia tidak akan menjadi negara maju jika masih ada tikus-tikus kantor atau para koruptor yang menggerogoti uang rakyat dan uang negara kita.
Berdasarkan data yang ada maka dijelaskan bahwa negara Indonesia adalah salah satu negara dengan tingkat korupsi paling tinggi di dunia.
Beberapa jurnal nasional mengklaim bahwa negara Indonesia telah mengalami kerugian hingga ratusan triliun rupiah akibat kasus korupsi.
Oleh karena itu, saat ini Presiden Prabowo Subianto dengan tegas akan membasmi korupsi secara masif sampai ke akar-akarnya, dan tidak akan ada lagi yang namanya koruptor kebal hukum atau sebagainya,
Presiden Prabowo Subianto juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk turut andil dalam memerangi korupsi, jadi jika ada siapapun yang melihat adanya pergerakan yang mencurigakan, maka segera lapor ke pihak yang berwajib.
Menurut Presiden Prabowo Subianto, korupsi adalah tindakan yang sangat keji dan merugikan banyak pihak, maka dari itu kita tidak boleh ragu-ragu dan segan untuk melaporkan aktivitas yang mencurigakan.
Disisi lain, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa korupsi adalah penyakit. Ketika sudah mencapai stadium 4 seperti kanker, akan sangat sulit disembuhkan. Dalam sejarah, korupsi bisa menghancurkan negara, bangsa, dan rezim. Jadi, ya, saya bertekad untuk memberantas korupsi.